Implementasi E-KTP dan E-Voting
30 Januari 2012 - 16:00:00 WIB | 
Diposting oleh : Foenya
Perkembangan TIK telah membawa kemudahan tidak hanya dalam pelayanan masyarakat, tetapi juga di kehidupan demokrasi. Hal ini yang terjadi di Gianyar, Bali. BPPT melakukan kajian dan pengembangan perangkat yang digunakan dalam implementasi e-KTP. Baik yang terkait pengenalan finger print, teknologi smart chip, maupun infastruktur lainnya yang terkait dengan e-KTP. “Salah satu pengalaman yang sudah sempat dilakukan dalam penerapan e-KTP adalah di Kabupaten Jembaran, Bali. E-KTP yang diterapkan disana bukan bagian dari program nasional pemerintah, tetapi lebih berupa KTP yang ditanami smart chip dan dimanfaatkan untuk aplikasi multifungsi, seperti e-Voting.” Ungkap Kepala Bidang Sistem Komunikasi dan Multimedia, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Irwan Rwal Husdi, mewakili Deputi Kepala BPPT Bidang TIEM saat kunjungan kerja DPRD Kab.Gianyar, Bali.
Pelaksanaan e-KTP sudah dimulai dengan target menerbitkan sebanyak 172 juta unit e-KTP di seluruh Indonesia, dan ditargetkan selesai tahun 2012 ini. BPPT mendukung dalam proses impelementasi kegiatan ini dengan mendampingi pelaksanaan perekaman data. “Sebelumnya kami juga membantu
dalam tim yang dibentuk oleh Presiden RI untuk menyusun dokumen-dokumen yang terkait dengan rencana pelelangan dan implementasi dari e-KTP itu sendiri,” jelasnya.
“Oleh karena itu untuk mensukseskan program e-KTP, tentunya kita harus memahami sejak dini terutama berkaitan dengan penerapan teknologi di sana. Selain itu dalam pengoperasian alat-alat elektroniknya sendiri, perlu adanya pelatihan pengoperasian infrastruktur e-KTP teutama di tingkat
kecamatan dan desa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut dipaparkan lebih lanjut mengenai e-KTP dan e-voting masing-masing oleh Kepala Program e-KTP dan e-voting BPPT, Gembong Wibowanto dan Andrari Grahitandaru. Dilakukan pula simulasi e-voting yang dipandu langsung oleh Chief Engineering e-voting BPPT, Faisol Ba’Abdullah. Tujuan dari implementasi KTP elektronik ini memang harus memberikan sesuatu yang bermanfaat lebih bagi masyarakat. “Bukan sekedar mengganti dari satu KTP model lama (tanpa chip) menjadi lembaran
dengan ada chip, tapi lebih dari itu bahwa implementasi e-KTP ini mempunyai manfaat yang lebih luas. Harapan kami berbekal dengan pengalaman dan upaya yang sudah dilakukan selama ini, bisa menjadi sesuatu yang benar-benar bermanfaat bagi negara kita,” tutup Irwan.
Foenya Dransyalia (foenya@wartaekonomi.com)
Sumber Gambar : Google









