Partner

Visitor Tracker

e-KTP Tertunda di Daerah Percontohan

01 Februari 2012 - 16:30:00 WIB | Diposting oleh : Foenya


Penerapan KTP elektronik (e-KTP) di Jawa Tengah seharusnya bisa selesai Desember 2011, tetapi rencana ini akhirnya tertunda sampai April mendatang akibat kendala teknis dan nonteknis yang terjadi di delapan daerah yang menjadi proyek percontohan di Jawa Tengah. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Tengah,Petrus Edison Ambarura menyatakan, kedelapan daerah yang menjadi pilot project itu adalah Kota Solo, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Salatiga, Kabupaten Pekalongan, Pati, Pemalang, dan Batang. “Delapan daerah bersemangat menyelesaikan program KTP elektronik, tapi itu tergantung konsorsium di Jakarta,’’ katanya.

Ia menjelaskan, hambatan yang muncul antara lain keterlambatan pengiriman peralatan pendukung seperti perangkat foto iris mata dan sidik jari. Selain itu, komputer tidak bisa berfungsi karena terlalu panas dan sering digunakan operator.Di Jateng, KTP elektronik disiapkan untuk 28.036.065 orang. Adapun KTP yang disediakan untuk delapan daerah proyek percontohan itu 4.929.215 orang.

Edison menambahkan, program yang dimulai 2010 itu penting untuk mendukung sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK). Total 197 daerah di Indonesia menjadi pilot project.

Foenya Dransyalia (foenya@wartaekonomi.com)

Sumber Gambar : Google


 

 

 

 

Knowledge Center

10 Negara Dengan Pajak Penghasilan Tertinggi(Baca)


United Nation e-Government Index 2012(Baca)


10 Kota dengan Internet Tercepat di Dunia(Baca)


20 Negara Tertinggi dalam Ekonomi Digital 2010(Baca)


10 Instansi dengan Layanan Publik Terbaik(Baca)


10 Negara dengan Share GDP Tertinggi untuk Pendidikan (Baca)


Berita Terkini Wartaekonomi

Kita Pengakses Situs Porno No.2 Terbesar di Dunia(Baca)


CKGSB China-ASEAN Business Forum(Baca)


Jurus Taklukkan Ledakan Data(Baca)


Tantangan CIO Hadapi Gelontoran Data (Baca)


Ketika Tsunami Data Bukanlah Kendala(Baca)


Strategi Pengelolaan Devisa Hasil Ekspor(Baca)