Partner

Visitor Tracker

PTA Bengkulu Raih Nilai Tertinggi dalam Penilaian Website

16 Februari 2012 - 16:00:00 WIB | Diposting oleh : Foenya


Penilaian website terus menggeliat di lingkunngan peradilan agama, salah satu yang rajin mengirimkan laporan penilaian website pengadilan tingkat pertama di wilayahnya ke Ditjen Badilag adalah Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu.

Melalui e-mail, PTA yang diketuai Wildan Suyuthi itu mengirim hasil Monitoring Website PA sewilayah PTA Bengkulu periode November 2011-Januari 2012. Dalam laporannya PTA Bengkulu tidak hanya memuat laporan yang berisi angka-angka, tetapi juga menyertakan deskripsi yang cukup rinci mengenai kondisi empat website PA disana, antara lain website PA Bengkulu, PA Curup, PA Manna, dan PA Argamakmur.

Dengan menggunakan parameter penilaian yang sebelumnya pernah dipakai NLRP(National Legal Reform Program), PTA Bengkulu menetapkan 16 sub-kategori penilaian. Terdapat tiga kemungkinan poin untuk tiap sub-kategori, dua poin jika informasi lengkap, satu poin jika informasinya cukup, dan nol poin jika tidak ada informasi atau informasi terbatas. Dengan 16 sub-kategori dan poin tertinggi untuk masing-masing sub-kategori adalah dua, jadi maksimal poin yang diperoleh adalah 32.

Ke-16 sub-kategori itu adalah profil pengadilan, profil hakim, profil panitera, struktur organisasi, alamat pengadilan, data putusan, statistik perkara, jadwal sidang, prosedur berperkara, prosedur pengaduan, statistik hukuman, sanksi disiplin, biaya perkara, laporan keuangan perkara, laporan anggaran, dan bahasa asing.

Dengan parameter itu, PA Bengkulu meraih poin 31 atau yang tertinggi.Menyusul di bawahnya adalah PA Argamakmur (29 poin), PA Curup (26 poin),dan PA Manna (23 poin). PA Bengkulu gagal meraih poin sempurna, menurut Tim TI PTA Bengkulu yang melakukan penilaian, karena laporan keuangan perkara yang dimuat di website tidak lengkap.

“Kategori laporan keuangan perkara bernilai 1 karena pada penilaian periode 31 Januari 2012 walapun sudah tersedia form untuk tahun 2010 akan tetapi isinya kosong atau tidak ada data sama sekali. Laporan keuangan perkara hanya tersedia dan up date untuk tahun 2011. Seharusnya tersedia laporan dua tahun atau lebih,” tulis Tim TI PTA Bengkulu.

Terhadap website PA Argamakmur, Tim TI PTA Bengkulu juga punya beberapa catatan. Di antaranya mengenai laporan anggaran. “Kategori laporan anggaran bernilai 1 karena untuk realisasi belanja pegawai dan belanja barang tahun 2010 isinya kosong,” demikian catatan Tim TI PTA Bengkulu.

Yang menarik, Tim TI PTA Bengkulu punya catatan tersendiri soal penggunaan bahasa asing di website PA Argamakmur. “Kategori bahasa asing bernilai 1 karena walaupun ada, tapi belum memenuhi tata aturan gramatika,” tulis Tim TI PTA Bengkulu.

Website PA Curup, menurut Tim TI PTA Bengkulu, juga memiliki kelemahan dalam beberapa hal. Di antaranya informasi prosedur dan statistik pengaduan. “Statistik pengaduan bernilai 1 karena belum up date. Hanya sebatas bulan Juni 2011,”tambahnya

Beberapa kekurangan website PA Manna juga dijabarkan Tim TI PTA Bengkulu. Di antaranya mengenai laporan keuangan perkara dan laporan anggaran. Apresiasi Dirjen Badilag Usai membaca laporan monitoring website yang dikirim PTA Bengkulu, Dirjen Badilag Wahyu Widiana secara spontan memberikan apresiasinya.

Foenya Dransyalia (foenya@wartaekonomi.com)

Sumber Gambar : Google


 

 

 

 

Knowledge Center

10 Negara Dengan Pajak Penghasilan Tertinggi(Baca)


United Nation e-Government Index 2012(Baca)


10 Kota dengan Internet Tercepat di Dunia(Baca)


20 Negara Tertinggi dalam Ekonomi Digital 2010(Baca)


10 Instansi dengan Layanan Publik Terbaik(Baca)


10 Negara dengan Share GDP Tertinggi untuk Pendidikan (Baca)


Berita Terkini Wartaekonomi

Kita Pengakses Situs Porno No.2 Terbesar di Dunia(Baca)


CKGSB China-ASEAN Business Forum(Baca)


Jurus Taklukkan Ledakan Data(Baca)


Tantangan CIO Hadapi Gelontoran Data (Baca)


Ketika Tsunami Data Bukanlah Kendala(Baca)


Strategi Pengelolaan Devisa Hasil Ekspor(Baca)